 |
| Foto: Disparbud Flores Timur |
Cerita
perjalanan hari ini menyinggahi Benteng Lohayong di Kecamatan Solor Timur,
Flores Timur, ketika saya menemani sebuah tim dari Bali yang sedang mengadakan
sebuah penelitian di sini.
Siang
yang terik menyambut kami di sini. Layaknya tamu, kami terlebih dahulu meminta
ijin dan melapor kepada Kepala Desa. Ternyata hari ini hari Jumat, dan umat
Muslim sedang menjalankan puasa. Dan, kami pun menunggu sebentar di sini.
Selepas sholat, pak Kepala Desa Lohayong II menerima kami di rumahnya, dan
disambut dengan baik lalu diarahkan menuju rumah sang juru kunci benteng, Pak
Muhammad Isnaini, pria murah senyum yang menyambut kami di rumahnya, tepat di
seberang masjid yang sedang dibangun.
Masyarakat
Desa Lohayong II memang mayoritas beragama Islam, dan meski Benteng Lohayong
yang merupakan peninggalan bangsa Portugis dalam menandai misi penyebaran agama
Katolik di Flores Timur, masyarakat setempat tetap menjaga eksistensi benteng
ini, sebuah ungkapan toleransi yang patut dibanggakan.